Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

Latest Posts:

MANUSIA, SAINS, TEKNOLOGI, DAN SENI

PENGERTIAN MANUSIA, SAINS, TEKNOLOGI DAN SENI

Manusia
Manusia merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang paling sempurna
dibandingkan makhluk ciptaan Allah yang lain. Dikatakan paling sempurna
karena manusia dibekali akal sekaligus nafsu. Meskipun manusia mempunyai
nafsu tetapi yang paling berperan adalah akal. Akal ini bertujuan untuk
membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, akal juga sebagai alat untuk
berfikir, berhitung, dan berkreasi sehingga kerja sama antara keduanya sangat
diperlukan dalam kehidupan manusia.

SAINS (ILMU PENGETAHUAN)
Sains merupakan bagian dari himpunan informasi yang termasuk dalam
pengetahuan alamiah, dan berisikan informasi yang memberikan gambaran
tentang struktur dari suatu sistem serta penjelasan tentang pola laku sistem
tersebut. Sistem yang dimaksud dapat berupa sistem alami maupun sistem yang
merupakan rekaan pemikiran manusia mengenai pola laku hubungan dalam
tatanan kehidupan bermasyarakat.

TEKNOLOGI
Teknologi merupakan bagian dari himpunan informasi yang termasuk
dalam pengetahuan ilmiah yang berisikan informasi preskriptif mengenai
penciptaan sistem-sistem ciptaan tersebut. Penggunaan teknologi bertujuan untuk
memudahkan segala aktifitas yang berkaitan dengan efisien waktu dan tenaga.

SENI
Menurut Janet Woll mengatakan bahwa seni dalah produk sosial.
Sedangakan menurut KBBI, seni adalah keahlian membuata karya yamg bermutu
(di lihat dari segi kehalusan, keindahan dan sebagainnya),sepertitari,lukis,ukir,dll.
Menurut bahasa ”seni” berarti indah, tetapi menurut istilah ”seni”
merupakan suatu manisfestasi dan pancaran rasa keindahan, pemikiran,
kesenangan yang lahir dari dalam diri seseorang untuk menghasilkan suatu
aktiviti.

PENGARUH SAINS, TEKNOLOGI, DAN SENI BAGI
MANUSIA DAN BUDAYA

Pada hakekatnya manusia secara kodrati bersifat sebagai makhluk individu
sekaligus makhluk sosial. Di katakan sebagai makhluk individu karena setiap
manusia berbeda-beda dengan manusia yang lain dalam hal kepribadian, pola
pikir, kelebihan, kekurangan dan kreatifitas untuk mencapai cita-cita. Sehingga
sebagai pribadi-pribadi yang khas tersebut manusia berusaha mengeluarkan segala
potensi yang ada pada dirinya dengan cara menciptakan sesuatu untuk memenuhi
kebutuhan hidup tanpa bantuan orang lain. Potensi-potensi manusia sebagai
makhluk individu dapat dituangkan dalam sebuah karya seni, sains, dan teknologi.
Baik sains, teknologi maupun seni dan hasil produknya dapat dirasakan
disetiap aspek kehidupan manusia dan budayanya. Sehingga pengaruh sains,
teknologi, seni bagi manusia dan budaya dalam masyarakat dapat berpengaruh
baik secara negatif maupun secara positif

1. Pengaruh positif

a. Meningkatkan kesejahteraan hidup manusia (secara
    individu maupun kelompok) terhadap perkembangan ekonomi,
    politik, militer, dan pemikiran-pemikiran dalam bidang sosial
    budaya.

b. Pemanfaatan sains, teknologi, dan seni secara tepat
    dapat lebih mempermudah proses pemecahan berbagai masalah
    yang dihadapi oleh manusia.

c. Sains, teknologi dan seni dapat memberikan suatu
    inspirasi tentang perkembangan suatu kebudayaan yang ada di
    Indonesia.

2. Pengaruh negatif

Selain untuk memberikan pengaruh positif sains, teknologi dan
seni juga dapat memberikan pengaruh yang negatif bagi perubahan
peradapan manusia dan budaya terutama bagi generasi muda. Selain
itu sains, teknologi dan seni telah melunturkan nilai-nilai luhur
kepribadian bangsa dan tata krama sosial yang selama ini menjadi ciri
khas dan kebanggaan. Serta yang terakhir pemanfaatan dari sains,
teknologi, dan seni sering kali menimbulkan masalah baru dalam
kehidupan manusia terutama dalam hal kerusakan lingkungan, mental
dan budaya bangsa, seperti:

a) Menipisnya lapisan ozon
b) Terjadi polusi udara, air dan tanah
c) Terjadi pemanasan global
d) Rusaknya ekosistem laut
e) Pergaulan dan seks bebas
f) dan penyakit moral

Oleh karena itu agar sains, teknologi dan seni dapat
memberikan pengaruh yang positif bagi manusia dan budaya, maka
sains, teknologi dan seni seharusnya mampu mengkolaborasikan antara
nilai-nilai empiris dengan nilai-nilai moral dan menyesuaikan dengan
nilai-nilai religius, keagamaan, dan dilaksanakan dengan penuh
tanggung jawab.

REFERENSI

https://www.academia.edu/
http://www.google.com/
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar