JUDUL JURNAL :
Analisa Kinerja Parallel Computing Dengan Menggunakan Perhitungan Hukum Amdahl Berbasiskan Linux
SUMBER JURNAL :
Analisa Kinerja Parallel Computing Dengan Menggunakan Perhitungan Hukum Amdahl Berbasiskan Linux
SUMBER JURNAL :
http://jurnal-tip.net/jurnal-resource/file/7-Vol6No2Sep2013-Yudhi%20Arta.pdf
Konsep Komputasi Paralel
Parallel Computing yaitu
penyatuan beberapa komputer atau server menjadi satu kesatuan sehingga dapat mengerjakan
proses secara bersamaan ataupun secara simultan. Parallel computing membuat
program maupun proses berjalan lebih cepat karena semakin banyak CPU yang
digunakan. Pada dasarnya parallel Computing menggunakan media jaringan, tapi
yang menjadi ciri khususnya adalah bagaimana menyelesaikan masalah.
Proses Pendistribusian
Jurnal ini menggunakan
sistem memori tersebar (distributed memory) dengan metode menggunakan mekanisme
pertukaran pesan (message passing). Program paralel dengan pertukaran pesan ini
dapat ditulis menggunakan suatu Bahasa pemrograman tingkat tinggi, dan
menyertakan (atau pemanggilan) suatu pustaka pertukaran pesan MPI (Message
Passing Interface) atau PVM (Parallel Virtual Machine)
- · PVM (Parallel Virtual Machine)
PVM
adalah perangkat lunak yang membuat sekumpulan computer menjadi tampak seperti
sebuah sistem komputer virtual yang besar. Sekumpulan komputer yang akan
terlibat dalam proses penyelesaian masalah harus didefinisikan terlebih dahulu,
agar dapat menjalankan fungsinya. Komputer-komputer yang terlibat dalam
komputasi bisa homogen, dengan platform yang sama, maupun heterogen, dengan
platform yang berbeda, asal di antara mereka bisa saling berkomunikasi.
- · MPI (Message Passing Interface)
Menurut
Heru (2006), Dalam implementasinya MPI menggunakan fungsi-fungsi pustaka yang
dapat dipanggil dari program itu sendiri. Hampir sama dengan PVM, MPI juga
portable untuk berbagai arsitektur. Salah satu implementasi terbaru pada saat
penulisan makalah ini yang berjalan pada lingkungan Windows adalah MPICH.
Ditinjau dari sisi aplikasi, MPI hanya dapat digunakan dengan model single
program multiple data (SPMD), sedangkan PVM dapat digunakan dengan model SPMD
maupun multiple program multiple data (MPMD)
Implementasi
Untuk perancangan
digunakan topologi cluster. Dalam hal ini, cluster mempunyai satu master dan
beberapa node / client / slave yang nantinya akan di-manage oleh master
cluster. Hampir keseluruhan perusahaan besar sudah menerapkan cluster sejak
awal komputasi mereka dibangun. Pada gambar 3 terdapat topologi yang digunakan
oleh instansi berskala enterprise untuk me-manage webserver yang merupakan
jantung dari investasi mereka dalam persaingan di dunia maya. Jika kita ingin
membangun parallel computing bagi coorporate, biasanya terdapat vendor - vendor
yang bersedia membangunkan atau menyediakan fasilitas tersebut dengan biaya
yang cukup relative tinggi. Beberapa vendor diantaranya adalah IBM, Microsoft,
Dell, dan vendor besar lainnya.
Dari gambar diatas dapat
dijelaskan bahwa kegunaan cluster adalah untuk membackup akses ke webserver
secara cepat dana membantu node didepannya, sehingga database dan juga file
sharing yang digunakan dapat diakses dan dibantu oleh cluster secara cepat

0 komentar :
Posting Komentar